Kiat agar anak aman saat liburan

Anak merupakan anugerah besar bagi orangtua yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Setiap pasangan suami istri sudah tentu sangat menginginkan kehadirannya, sehingga segala cara pun dilakukan agar bisa mendapatkannya dengan berbagai macam persiapan. Oleh karena begitu besarnya pengorbanan yang ditempuh demi mendapatkan seorang anak, tak ayal menjadikan orangtua sangat protektif dan peduli terhadap anaknya. Hal ini didasari pada ketidakinginan orangtua melihat anaknya dalam kondisi yang berbahaya.

Seiring bertambahnya usia anak, maka dia pun sudah bisa diajak keluar lingkungannya untuk melihat dan merasakan berbagai tempat untuk menambah pengalaman hidupnya. Salah satu kegiatan yang bisa menambah pengalaman hidupnya adalah berlibur ke suatu tempat. Liburan merupakan salah satu aktivitas yang sangat digemari oleh mayoritas masyarakat. Liburan biasanya dilakukan pada hari-hari libur seperti sekarang ini (libur akhir tahun).

Bagi orangtua, terkadang di dalam hatinya terbesit rasa khawatir ketika mengajak anaknya liburan bersama. Bagaimana tidak, anak bisa saja mengalami hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjatuh di jalan, terpisah dengan orang tua saat berjalan-jalan, bahkan diintai oleh orang lain yang ingin bermaksud jahat. Untuk menghindari hal semacam itu, maka setidaknya orangtua melakukan beberapa hal seperti di bawah ini.

Memberikan penjelasan yang baik kepada anak tentang maksud dari liburan


Liburan, hendaknya tidak sekedar liburan untuk bersenang-senang, akan tetapi seharunya digunakan sebagai sarana mengedukasi anak. Hal ini sangat bermanfaat guna memberikan gambaran dalam benak mereka, bahwa belajar tidak harus terus-menerus di dalam kelas saja. Melalui penjelasan yang baik mengenai maksud dari berlibur sangat memberikan dampak pada anak. Setidaknya melalui penjelasan itu anak tidak akan berbuat sesuatu yang kita larang sebelumnya, justru mungkin dia akan belajar memaknai arti liburan sesuai dengan kadar pola pikirnya.


Mengawasi pergerakan anak, bukan berarti mengekang pergerakannya

Pengawasan terhadap anak selalu menjadi hal penting dalam merawat kesejahteraannya. Setiap orangtua berhak memberikan pengawasan, namun hendaknya tidak membuatnya bergerak seperti robot yang hanya bisa disuruh-suruh. Silakanlah dia bergerak ke sana ke mari untuk melatih perkembangan fisik dan kognitifnya dengan perhatian yang baik kepadanya. Anak yang merasa dirinya diperhatikan akan membuatnya tidak akan jauh bergerak dari kita.


Selalu menjadi teman mainnya


Anak selalu membutuhkan perhatian dari orang terdekatnya, yakni orangtua. Seorang anak tentu akan selalu meminta bantuan kepada mereka untuk menemaninya, baik sedang bermain maupun hal-hal lainnya. Jika hal ini terjadi, maka hal ini bagus untuk perkembangan psikisnya, dimana akan terbangun suatu kepercayaan antara anak dan orangtua. Oleh karena itu, penting sekali bagi orangtua agar menjadi teman bermainnya, bukan sekedar menyuruhnya bermain dengan teman sebayanya di suatu tempat.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.